MERAIH CINTA BAGINDA RASULULLAH SAW
MERAIH CINTA BAGINDA RASULLULLAH SHALALLAHU'ALAIHI WA SALAM
๐️Syarifah Fatimah Al - Musawa
ketika Allah memberikan Taufik untuk kita hadir Allah subhanahu wa ta'ala menakdirkan untuk kita mencintai lebih dalam lagi terhadap Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
siapakah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kenapa kita harus mencintai Rasulullah shallallahu alaihi wasallam?
nama panjang beliau adalah Muhammad bin Abdullah nabi yang diutus di akhir zaman, dan kita adalah umatnya nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. kita tidak pernah meminta menjadi umatnya Rasulullah tapi Allah mentakdirkan kita menjadi umatnya. ada cerita saat Nabi Musa diperlihatkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala bahwa umatnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam itu sangat banyak. lalu Nabi Musa bertanya kepada Allah "wahai Allah umat siapa ini?"
lalu Allah subhanahu Wa ta'ala pun menjawab "ini adalah umatnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam." lalu Nabi Musa pun bertanya kembali "apakah aku boleh menjadi umatnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam?"
lalu Allah pun menjawab kamu sudah menjadi nabi dan kamu tidak akan menjadi umatnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Sesungguhnya bukan suatu yang remeh untuk berada di suatu perkumpulan umat Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam, yang mana beliau merupakan sosok yang sangat mulia dari segala sikap, fisik, kepribadian semua terdapat kemuliaan didalam diri beliau. Semua orang mengetahui bahwa surga adalah kenikmatan yang bahkan tak pernah mampu ditemukan didunia, tak pernah mampu dipandang mata, bahkan tak pernah terbersit dipikirin setiap manusia, sehingga Imam Al - Bushiri dalam qasidahnya mengatakan, "Puncak dari keindahan adalah dimana ketika kita mengetahui bahwa Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam merupakan makhluk yang paling Mulia dan paling indah diantara makhluk Allah lainnya bahkan melebihi surga."
Yang mana semua orang mengetahui bahwa neraka adalah sesuatu yang bahkan sangat panas, sedangkan surga adalah keindahan yang tak pernah terbersit dipikiran manusia sementara keindahan Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam melebihi keindahan surga, itu artinya manusia bahkan tak akan pernah bisa membayangkan bagaimana indahnya beliau. Begitu pula dikisahkan bahwa Nabi Yusuf yang merupakan seorang Nabi yang sangat tampan dan apik fisiknya, bahkan para wanita saat menatap beliau tanpa sadar memotong jari mereka sendiri, sementara Rasullullah jauh lebih sempurna fisiknya dibandingkan Nabi Yusuf hanya saja kesempurnaan itu dihijab oleh Allah, seandainya keindahan itu tidak tertutupi niscaya setiap manusia akan berlomba menusuk jantungnya hanya untuk beliau. Keindahan beliau tertutupi dengan segala kewibawaan.
Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam pula merupakan sosok sempurna bukan hanya dari segi fisik namun juga dari sosoknya sebagai ayah, sebagai pasangan, sebagai pemimpin yang menyimpan segala kesempurnaan. Seorang mulia yang dipenuhi kerinduan akan umat yang bahkan tak pernah dilihatnya, sementara umat - umatnya seringkali melupa akan kerinduan yang beliau simpan lama. Selain itu pula cinta Rasullullah kepada umat melebihi cinta ibu kepada anaknya, seorang anak dicintai setelah benar - benar hadir didalam kehidupan setiap orang tua, sementara cinta Rasullullah terhadap umat hadir bahkan sebelum beliau menjumpai setiap umatnya.
Maka hendaknya sebelum engkau memasuki hatimu dengan seseorang yang berhak akan cintamu, Rasullullah sudah sepastinya berada disana, tidak ada yang pantas masuk ke dalam hati seorang umat kecuali pemimpin umat yang sangat terkasih, Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam. Tidak akan sampai suatu umat kepada ridho, kepada keselamatan dunia akhirat kecuali Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam sebagai penghantarnya. Maka cintai beliau, Karana mencintai membuatmu mengingat, dan mengingat akan membuatmu mengikuti segala perbuatan yang dicinta,termasuk pula ketika hatimu dipenuhi dengan cinta Rasullullah. Jadikan Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam ada didalam hatimu, jadikan hatimu sebagai rumah yang dipenuhi dengan cahaya Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam. Karena sejatinya dengan cinta itu engkau mampu mencintai seluruh ulama yang juga sama mencintainya dengan Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam.
Habib Ali Al - Habsyi mengatakan bahwa tiada sebab baginya memasuki surga kecuali disana terdapat kekasihNya, Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam. Betapa hakikat cinta itu indah, maka penuhi hati itu dengan keindahan yang lebih indah dari cinta.
Sejatinya celaka orang yang bahkan tidak menemui, melihat wajah Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam didalam surga sebagaimana dikatakan oleh Rasullullah, dan orang - orang itu merupakan orang yang tak mampu menjalankan sunnah beliau dan memiliki banyak sekali alasan untuk melaksanakan sunnahnya.
Dikisahkan suatu ketika Uwai Al - Qorni mengatakan pada Sayyidina Umar bin Khattab, "Sesungguhnya keindahan Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam yang kalian lihat kini hanyalah beradasarkan zaman saja."
Lalu bayangkan kelak betapa indahnya Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam di tengah surga sana? Tentu setiap manusia tak akan mampu untuk membenci sosoknya, semua akan jatuh cinta, sejatuh - jatuhnya pada Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam.
Jawaban dari Pertanyaan :
1. Tantangan paling berat adalah ketika setiap orang menganggap Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam telah meninggal.
2. Banyak sekali orang menjadikan Sunnah sebagai alasan untuk membenarkan hawa nafsu yang salah, bukan hanya poligami, namun hal lainnya, maka hendaknya engkau tidak menjudge Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam atas keburukan yang mereka lakukan, pandang mereka yang melakukan kesalahan dan benci hawa nafsunya, bukan Sunnah Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam ataupun orang yang melakukannya.
3. Cara agar shalawat lebih khusyu yaitu dengan memperbanyak menambah shalawat itu agar porsi yang tidak khusyuk perlahan berkurang.
4. Hadirlah engkau ke dalam majelis - majelis Ta'lim agar engkau mampu jatuh cinta kepada Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam dan ahlul baitnya. Carilah Rasullullah dimanapun berada, sebagaimana Rasullullah bersabda, "Sesungguhnya syafa'at ada bagi mereka yang berdosa," disaat kita terjebak dan tenggelam semakin dalam maka Rasullullah semakin dekat pula untuk menarik kita.
5. Sayyidah Fatimah Az-Zahra pernah berkata, "Bagaimana bisa kalian mampu meletakkan tanah diatas wajah beliau ( Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam ), sungguh seandainya ada seseorang yang mencium tanah pusara ini niscaya harumnya tak akan pernah mereka cium bahkan di kehidupan mana pun."
6. Hendaknya engkau mengamalkan shalawat sebelum tidur dengan sebanyak-banyaknya tetapi dalam keadaan yang juga beradab, bagaimana bisa kau ingin berjumpa dengan Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam dengan yang kau cinta dalam keadaan tanpa beradab. Pun hendaknya mengamalkan shalawat dalam keadaan engkau mengetahui dengan baik artinya, agar engkau mampu mengamalkannya sembari mendalaminya.
๐ Alfaqirah ๐ฅ

Comments
Post a Comment