OBAT PERINDU DAN PECINTA BERTEMUNYA WANITA MULIA - HUBABAH UMMU SALIM

 CERAMAH PARA USTADZAH DA'AR MALIKY

OBAT PERINDU DAN PECINTA BERTEMU DENGAN HUBABAH UMMU SALIM (ISTRI ALHABIB UMAR BIN HAFIDZ)


📝 ALFAQIRAH AY_ZAKHA & ALFAQIRAH ALMAIDAH




_Ustadzah Nazla Al - Kaff_


Hendaknya menjaga adab terlebih dahulu, jangan memaksa bersalaman yang justru menyakiti seorang guru, seorang Hubabah, karena sungguh dengan tidak bersalaman dengan maksud memuliakan lebih Rahmat dibandingkan memaksakan diri untuk berdekatan dengan wali Allah. Cukup dengan memandang saja.


_Ustadzah Fatimah Husna_


Dan barangsiapa yang memandang seorang alim dengan pandangan mahabbah, takdzim maka Allah ciptakan malaikat dalam pandangannya tersebut yang senantiasa meminta ampun kepada Allah. Hubabah Nur merupakan digelari ahli ibadah dikalangan ahli ibadah, bahkan saat beribadah Hubabah sampai membengkak kakinya, beliau terus beribadah tanpa lelah. Beliau pula ketika mendengar kerabat atau tetangga wafat, beliau tanpa berbasa - basi langsun bertajiyah mengunjungi. Maka sungguh kehadiran kalian semua di Da'ar Maliky merupakan Rahmat dari Allah, Allah izinkan bagi kita untuk memandang seorang wali Allah ditengah banyaknya wanita yang bahkan memiliki banyak halangan. 


Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam bersabda, "Barangsiapa yang dia duduk dengan seorang wali Allah maka itu sebanding dengan duduknya ia denganku, dan barangsiapa ia duduk dengan ku dalam suatu majelis, niscaya aku dudukan mereka bersamaku di surga."


_Ustadzah Afifah bin Syihab_


Sayyidina Husein bin Ali Al - Habsyi, "Sungguh beruntung orang - orang yang mampu memandang wajah orang shalih."

Maka semoga orang yang diizinkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk memandang wajah - wajah orang shalih, semoga ia membawa keberkahan yang tentunya ketika langkah kakinya menuju kerumahnya, semua orang yang berada didalamnya akan terkena keberkahan itu. Aamiin.


_Ustadzah Ruqqoyah bin Syihab ( Aceh )_


Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam bersabda, "Sesungguhnya segala amalan itu tergantung dengan niat," maka hendaknya bagi kita meluruskan niat dengan baik saat hadir bermajelis.


_Ustadzah Bani Al - Kaff_


Maka semoga dengan melihat Hubabah Nur kitapun mampu melihat sosok serupa Sayyidah Fatimah Az-Zahra yang ada didalam diri beliau. Dan hendaknya bagimu mendoakan orang - orang yang belum mampu hadir untuk bertemu dengan Hubabah agar mendapatkan nadzroh dari Hubabah. 


_Ustadzah Aminah Al - Kaff_


Perbanyaklah niat kebaikan dan semoga Allah membukakan pintu taubat, pun mengangkat segala kotoran hati sehingga lapang hati kita, minta kepada Allah untuk menyampaikan hajat dunia dan akhirat. Dan diantara hajat akhirat adalah berkumpul dengan Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam, berkumpul dengan Sayyidah Fatimah Az - Zahra dengan banyak memandang Hubabah Nur dengan penuh takdzim meskipun hanya sekedar memandang dari jauh. Yang mana kita ketahui dizaman ini banyak sekali anak - anak yang bahkan tak mengetahui agama, tak mau mengenal agama bahkan sosok Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam. Maka semoga Allah hindarkan musibah bagi kita.


Ustadzah Alina Al - Munawwar ( Semarang )


Hubabah Nur, beliau merupakan seorang yang memiliki mata rantai sanad yang sampai dan bersambung kepada Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam. Beliau memiliki silsilah mata rantai emas dari Ayahanda beliau sampai dengan Baginda Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam. 


Sungguh Allah Subhanahu Wa Ta'ala berikan izin dengan kasih sayangNya hari - hari Hubabah dipenuhi dengan ketaatan yang bertambah bersamaan dengan umur yang juga semakin bertambah, tentulah kekuatan pula semakin berkurang namun setiap saat ketaatannya justru menjadi semakin baik di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Maka dari kisah ini terdapat kabar baik bagi kita semua barangsiapa yang bersungguh - sungguh berada di jalan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, maka pasti akan Allah berikan, akan Allah tunjukkan. Pastikan diri memasang niat menggunakan hati, tanpa perlu berterus terang, tanpa perlu bersalaman namun justru menjadi yang paling diingat oleh Hubabah. 


_Ustadzah Aliyah binti Mahdi Al - Habsyi_


Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam bersabda, "Seseorang itu bersama yang dicinta." Maka mudah - mudahan dengan cinta yang kita miliki, kita tidak hanya dikumpulkan diakhirat namun juga Allah kumpulkan kita dengan seseorang yang kita cinta di SurgaNya. 


Dan sungguh siapapun yang Allah takdirkan untuk mencintai maka pasti hendaknya bagi mereka menyempurnakan dengan baik cinta tersebut, sebagaimana kita mencintai Hubabah maka ikutilah Hubabah sebagai bukti cinta, pernah suatu ketika Hubabah datang ke Malaysia namun tak ada satupun sopir wanita disana, sehingga Hubabah didalam taksi tersebut pun mengigit kainnya demi merubah suara agar tak mampu didengar oleh lelaki non mahrom.


Janganlah engkau berebutan berkah dengan cara memaksa, utamakan adab jangan memaksakan untuk bersalaman dengan Hubabah, cukup dengan nadzroh, ambil berkah dengan memandang maka pasti akan sampai pandangan itu kepada Allah. Sungguh betapa banyak orang yang dekat jasadnya namun hatinya begitu jauh dengan yang dicintai. 


_Ustadzah Ragwan Dhina bin Yahya_


Sungguh tempat dididiknya para penerus syar'iat Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam adalah tempat yang terdapat cinta Rasullullah didalamnya. 


Dan sungguh Hubabah merupakan seseorang yang bukan hanya dicintai Sayyidah Fatimah dari ibadahNya saja namun juga karena rasa mahabbah, beliau itiba kepada Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam pun neneknya Sayyidah Fatimah Az-Zahra.


_Ustadzah Farah Diba'_


Dijelaskan dalam kitab Syeikh Abu Bakar bin Salim, "Duduk bersama dengan wali Allah entah itu masih hidup ataupun telah meninggal lebih baik daripada 70.000 tahun."


_Ustadzah Lubna Mauladawilah ( Malang )_


Terdapat suatu kisah dari Syeikh Abdul Qodir Al - Jaelani yang menyaksikan manusia yang tengah disiksa dalam kuburnya, maka beliau meminta ampunan kepada Allah baginya, yang mana kala itu beliau bertanya pada seseorang apakah orang yang meninggal itu pernah bermajelis bersama dengan Syeikh Abdul Qodir Al - Jaelani namun yang ia dapati beliau tak pernah hadir bermajelis, Syeikh kembali bertanya kepada orang tersebut apakah beliau pernah melihat rombonganku sampai orang tersebut mengatakan bahwa orang ini pernah tak sengaja melihat rombongan Syeikh Abdul Qodir Al - Jaelani meskipun hanya sebatas terkena jejak debunya saja. Maka Subhanallah hanya dengan debu itu Syeikh ampunkan baginya agar terbebas dari siksa kubur. 


_Ustadzah Mutmainah ( Banjarnegara )_


Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam bersabda, "Seseorang akan bersama dengan yang dicintainya."

Suatu ketika Ustadzah pernah pulang dari undangan bersama dengan Hubabah Nur, dan sepanjang perjalanan Hubabah habiskan waktunya hanya dengan mengingat Allah Subhanahu Wa Ta'ala, beliau terus berucap, "Subhanallah Wa Alhamdulillah Wa Laillahailallah Wa Allahuakbar."


_Ustadzah Nabila ( Solo )_


Salah satu nikmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala adalah dengan hadirnya kita ke dalam majelis ilmu yang didalamnya nama Allah pun nama Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam. Maka mudah - mudahan dengan berjumpanya kita dengan kekasih Allah yakni Hubabah Nur semoga kitapun termasuk dari kekasih Allah.

Dan sejatinya kedudukan seorang penuntut ilmu jauh lebih tinggi dari seorang yang ahli ibadah. Seorang ibadah tanpa menggunakan ilmu pastilah batil. Dalam sebuah kisah ada dua orang saudara, yang satu hanya beribadah didalam gua, kemudian, yang satunya memilih berguru kepada seorang ulama. Pada suatu hari sang adik yang berguru kepada ulama itu merindukan sang kakak, dan memilih mengunjungi sang kakak yang beribadah di gua itu. Ketika sang adik ini datang tercium bau busuk yang begitu menyengat, ia melihat sang kakak yang tengah melakukan shalat tengah membawa bangkai tikus di lehernya. Ia pun bertanya, "Wahai kakak mengapa engkau membawa bangkai tersebut di lehermu ketika engkau beribadah ?" Kakaknya pun menjawab, "Wahai adik ini adalah pembuktian ku akan rasa bersalahku karena aku telah membunuh makhluk Allah ini kemarin, aku merasa bersalah sehingga ku kalungi tikus ini di leherku," sang adik pun bertanya lagi kepada sang kakak, "Sudah berapa lama engkau beribadah dengan keadaan seperti itu ?" kakaknya sekali lagi menjawab, "Aku telah lama dalam kondisi seperti ini."

Dari sanalah pentingnya bagi kita untuk menyertai ilmu dalam beribadah bukan hanya dalam kehidupan sehari - hari. Yang mana Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam bersabda, "Sesungguhnya orang yang menuntut ilmu adalah orang yang mencari Rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala."

Dan hendaknya bagimu untuk membersihkan hati, karena cahaya Allah tak mungkin hadir pada hati yang kotor, sungguh hati yang bersih maka ilmu pasti akan masuk. Sebagaimana Al - Imam Abdullah Al - Haddad berkata, "Bukankah seseorang yang hendak mengisi minyak wangi mereka membawa tempat yang bersih."

Janganlah kalian merasa bangga dengan niat baik untuk hadir dalam majelis ilmu tanpa memastikan dengan baik apakah hati yang dihadirkan bersih ataukah tidak.


_Ustadzah Aisyah Baharun_

Habib Ali Mahsyur pernah berkata, "Sesungguhnya kita semua merupakan orang yang dipenuhi dengan dosa, tetapi kita yakin, kita bergembira karena Allah berikan 2 permata berharga dalam hati yakni mahabbah, husdnuzon."

Hubabah Syarifah ketika beliau masih kecil, beliau tertidur didepan televisi tidaklah disibukkan dengan menonton televisi karena sedikitpun beliau tidak mengetahui isi daripada televisi tersebut. Yang mana beliau merupakan saudara dari Hubabah Nur yang juga dididik dengan tarbiyah terbaik, dengan sebaik - baiknya pendidikan oleh sang ayah pun sang suami yakni guru bagi para ulama, guru bagi para murid yakni, Al - Habib Umar bin Hafidz. 


Ustadzah Afaf Al - Haddar

Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam bersabda, "Barangsiapa yang ziarah pada orang alim, seakan - akan ia berziarah kepada Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam, dan barangsiapa berkumpul dengan orang - orang yang shalih seakan - akan mereka berkumpul dengan Rasullullah Shalallahu'alaihi Wassallam."

Hubabah Syarifah suatu ketika berkata pada saat kunjungan beliau di Indonesia, "Sungguh luar biasa para hadirin di Indonesia berpuluh - puluh ribu orang hadir dalam majelis." padahal kala itu hanya sekitar ribuan saja yang hadir namun Hubabah katakan bahwa ribuan malaikat hadir ditengah - tengah mereka. Ma Syaa Allah.



Wallahu ala bishowab 🥀 

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد 

Alfaqirah yang sangat faqir ilmu meminta untuk selalu membacakan alfatihah untuk Hubabah Ummu Salim Saat beliau berdakwah di Indonesia. 🤍💚

Comments

Popular posts from this blog

USTADZAH FADHILLAH ULFA

KH ABU HASAN SYADZILI ASKANDAR DAN POHON MANGGA

Ning balqis iskandar – Nawaning Nusantara