HATI YANG SEMAKIN PATUH DI TAHUN YANG BARU - USTADZAH DARA HUSAIEN
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صلى على محمد و على اله محمد
السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّينِ، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ أَشْرَفِ الـمُرْسَلِينَ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَـعِينَ، أَمَّا بَعْدُ
Yang terhormat Shohibul Khidmat dari pada Kajian Akbar Motivasi Hijrah Community..
Begitu juga moderator kita, danS yang hadir dan ada di group WA ini yang InsyaAllah dirahmati oleh Allah SWT.
Tamam, sebelum masuk ke tema kita pada malam hari ini, terlebih dahulu kita ucapkan Alhamdulillah sebanyak2nya kepada Allah yang udah kasih banyak banget kesempatan buat kita saling berbagi faedah dan selalu juga Sholawat dan salam kepada Sang Baginda Nabi besar Muhammad SAW. Yang dari sebelum kita diciptakan sudah dirindukan oleh beliau, Allahumasholli a'la muhammad wa a'la alih wa shohbih ajma'in.
Tema : "Hati yang semakin Patuh, di tahun yang Baru"
Rasulallah SAW bersabda :
قال رسول الله صلى الله عليه و سلم :
إِنَّ اللهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ، وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
Dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk rupa kalian dan tidak juga harta benda kalian, tetapi Dia melihat hati dan perbuatan kalian". (Shahih Muslim juz 4 hal. 1987 no. 2564).
Sebagaimana hadist yang tertulis diatas, bahwa bagaimana Allah memandang kita sebagai hambaNya. Yaitu dilihat dari hati dan perbuatan (amal) kita selama ini.
Lalu pernahkah kita menyadari atau memikirkan, kenapa Allah masih memberikan kita waktu, untuk kita bertahan sampai detik ini..? Sampai kita bisa menemui tahun yang baru ini ..?
Salah satunya adalah Allah masih menanti hati yang patuh, hati yang selalu kembali kepadaNya. Hati yang menjadi tempatNya memandang kita sebagai hambaNya.
Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menyambut sinyal kerinduan yang Allah berikan kepada kita ditahun yang baru ini, untuk menjadikan hati patuh atasNya. Diantaranya yang bisa kita lakukan adalah :
1. Meninggalkan Maksiat
Rasulallah SAW bersabda :
قال رسول الله صلى الله عليه و سلم :
كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى ، قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَنْ يَأْبَى ؟ قَالَ : مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى
Artinya: Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah ? Beliau bersabda, "Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat atau bermaksiat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga." (HR Bukhari).
Disampaikan oleh Rasulallah bahwa mereka yang melakukan taat atas Allah dan Rasul adalah mereka yang menginginkan surga. Dan mereka yang bermaksiat adalah mereka yang enggan dimasukkan kedalamnya. Lalu lebih besar taat atau maksiat kita selama ini..? Jika memang kita ingin menjadikan hati semakin patuh, maka kita akan berusaha untuk meninggalkan maksiat dan terus melakukan taat.
2. Memperbanyak Dzikir
Memperbanyak dzikir atau selalu mengingat Allah juga bagian dari menjadikan hati untuk patuh kepada Allah. Karna saat dimana terlintas dalam diri untuk melakukan perkara maksiat lalu kita berdzikir atau mengingat Allah, maka akan sesuatu dalam diri kita untuk menahan tidak melakukan maksiat tersebut. Dan dzikir juga bukan hanya menjadikan hati menjadi patuh, tapi juga memberikan ketenangan didalamnya.
Allah berfirman dalam surah Ar Rad ayat 28 :
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ
Artinya :
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.
[10/8 20.00] 🤍 Ustadzah Dara Husein 🤍: Kheer InsyaAllah..
Mungkin sy cukupkan materi kita pada malam hari ini. Mudah2an nggak keluar kita dari kajian pada malam hari ini, kecuali semakin Allah jadikan hati kita semakin patuh kepadaNya. Menjadikan tahun yang baru ini sebagai awal lembaran buku yang lebih baik dan lebih dekat dengan Nya dan kekasih Nya InsyaAllah. Menyibukkan diri kita dengan ketaatan dan meninggalkan maksiat, begitu juga memperbanyak dzikir dan sholawat.
Mudahan apa yang disampaikan bisa sama2 berguna untuk kita semua InsyaAllah. Dan apabila terdapat kekurangan, kesalahan atau dari penyampaian materi sy terdapat kata2 atau hal yang tidak sesuai. Bisa disampaikan kepada sy, karna sy juga masih belajar. Dan akan terus belajar. Terima kasih dan mohon maaf sebanyak banyaknya.
شكرا كثيرا.. جزاكم الله خيرا 🥰
والله أعلم بالصواب و عفوا
آخير الكلام..
ثم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Comments
Post a Comment