HALAQAH NASIONAL - NAWANING NUSANTARA
HALAQAH NASIONAL
NAWANING NUSANTARA
Ning Hj. Nuvisa Rizqid Diiny El Ulya selaku ketua panitia Halaqah Nawaning Nusantara mengucapkan terima kasih kepada para narasumber dan para Nawaning Nusantara yang hadir.
Dimeriahkan oleh Veve Zulfikar dengan shalawatan bersama para Nawaning Nusantara.
Diskusi panel bersmaa bunyai Badriyah Fayuni dan Gus Daniel Rifqi.
Penguatan Dakwah kreatif perempuan pesantren. Kemajuan teknologi itu mengubah pola dan bentuk dakwah. Dahulu dengan tradisional yaitu tatap muka. Sekarang dengan hadirnya internet dan media sosial merupakan bentuk dakwah kemudian di upayakan adaptif dan kreatif. Dengan adanya bentuk dakwah seperti ini audiens dakwah lebih luas.
Media sosial dan internet sudah menjadi bagian kehidupan kita sehari-hari. Khususnya anak muda muslim sekitar 93% kebahagiaan mereka itu berkaitan dengan agama.
Dunia medsos itu tidak sama dengan dunia nyata. Nawaning Nusantara ini mempunyai identitas yang harus di usung konsisten.
Identitas Nawaning :
1. Perempuan
2. Muslimah
3. Indonesia
4. Nahdlatul Ulama - Pesantren
5. Nawaning Nusantara - Muda Milenial.
Nawaning Nusantara punya peran yang tidak bisa di abaikan untuk eksistensi pesantren. Media sosial itu memudahkan mobilitas fisik dan visi. (Bunyai Badriyah Fayumi).
Ada satu media baru digital yang mudah di akses dan mudah di aplikasikan.
Audio Visual yaitu Cinema. Ada efek yang begitu besar untuk perasaan kita. Film itu mempengaruhi perasaan dan jiwa kita.
Dengan media digital ga perlu Dateng ke bioskop yaitu Disney dan platform lainnya. Film itu harus menyentuh ke hati dan membuat pengaruh yang besar untuk pikiran.
Mau memulai darimana?
1. Bungkus : hal-hal teknis dahulu, contoh tik tok kuasai filter-filternya.
2. Isi konten : kalo itu nilai moral dunia santri atau keislaman tetapi bagaimana menyampaikan itu dengan asik.
Tips : pilih medium nya yaitu contoh menjadi penulis novel. (Gus Daniel Rifqi).
Alfaqirah 🥀

Comments
Post a Comment