Pembacaan Maulid Simtudduror & Syamail Muhammad
Pembacaan Maulid Simtudduror & Syamail Muhammad.
🎙 Kak Lubna Dawilah
📆 03 Oktober 2022
⏰️ 20.58 WIB
Orang-orang sholeh, wali-walinya Allah ﷻ punya kecintaan yang luar biasa kepada Rasulullah ﷺ, mereka punya kegilaan yang sangat luar biasa terhadap sosok Rasulullah ﷺ.
Tapi ada 3 orang yang terkenal memiliki kecintaan yang udah bener-bener mentok, level paling atas :
1. Al Habib Ali Muhammad Hussein Al Habsyi (pengarang Maulid Simtudduror) 📚
Dari awal maulid sampe akhir isinya memuji Rasulullah ﷺ. Habib Ali berkata, "jika mereka para peziarah merasa bahagia ketika ziarah Rasulullah ﷺ ke Madinah, maka ketahuilah Rasulullah ﷺ ada bersama ku." 🌹
Habib Ali kala itu bikin acara maulid di Seuwun, kemudian ada 1 orang yang dia berada di Tarim berpikir, ngapain jauh-jauh ke Seuwun? Mending ziaroh Zanbal. (Kuburan di Tarim, isinya wali-wali) Ketika dia mau masuk zanbal ada 1 orang perempuan waliyah (wali Allahﷻ ) dia bertanya,
🗣"yaa fulan kamu mau kemana? Sungguh penduduk Zanbal, semua berangkat ikut maulid Habib Ali Habsyi di kota Seuwun."
🌙Begitu kita cinta pada Rasulullah ﷺ, pasti bakal terbalas.🌙
2. Syeikh Abdurrahim Al Bur'i
Ketika beliau ke Roudhah, beliau berkata di hadapan pintu Roudhah, "kalau selama ini rindu ku hanya tersampaikan dengan hembusan angin, pasir-pasir yang di pijak oleh peziarah, dan hari ini aku hadir di hadapanmu maka ulurkan tanganmu wahai Rasulullah ﷺ."
Maka dari kuburnya Rasulullah ﷺ mengulurkan tangannya untuk di cium oleh Syeikh Abdurrahim Al Bur'i.❤️🥰
🌛🌟Orang yang menjaga Roudhah suatu hari dua bermimpi, bahwa melihat Rasulullah ﷺ di dalam mimpinya. Rasulullah ﷺ berkata, "sebentar lagi kekasih ku akan datang ziarah, namanya Syeikh Abdurrahim Al Bur'i dan ketika dia datang aku akan keluar (dari kubur) dan menyambutnya."
Dia lalu terbangun dan kaget, berpikir kacau kalau Rasulullah ﷺ sampai keluar menyambut orang yang di sebutkan dan dia harus di cegat tidak boleh masuk Madinah.📢🔐⛔️
Syeikh benar-benar datang hari itu dan seluruh orang Yaman di cegat oleh penjaga Roudhah tadi. Dia bertanya kepada orang-orang tersebut, "dimana Syeikh Abdurrahim Al Bur'i?" Sedangkan Syeikh tahu dia tidak boleh masuk Madinah, beliau sembunyi di wadah-wadah para kafilah yang saat itu ada di sana.
Seseorang diantaranya bertanya, "Siapa yang kamu cari?" Lalu penjaga Roudhah itu menyebutkan ciri-ciri Syeikh Abdurrahim Al Bur'i. "Dia itu begitu cinta pada Rasulullah ﷺ, berteriaklah serukan nama Rasulullah ﷺ maka dia akan berteriak karena tidak tahan sholawat."
Tandanya kamu cinta dengan Rasulullah ﷺ, ketika mendengar nama Rasulullah ﷺ di sebutkan maka kamu tidak akan tahan untuk tidak segera bersholawat.
Syeikh yang bersembunyi dan mendengar nama Rasulullah ﷺ itu berteriak, "Shollu Alannabi!" Akhirnya ketahuan dan di usir.
Syeikh Abdurrahim Al Bur'i kemudian berkata dengan kesedihan, "semua orang-orang berbaju putih berziarah ke Madinah dengan suka cita dan aku di sini berbaju hitam bersedih tidak bisa berziarah."
3. Syeikh Yusuf An Nabhani
Berasal dari Bani Nabhan, tempat kelahirannya bernama Ijtim sebelah utara Palestin.
Ayahnya berusia 80 tahun kala Syeikh lahir, selalu khatam Al - Qur'an 3 hari 1x.
Syeikh Yusuf terkenal mencintai dan di cintai oleh Rasulullaj ﷺ. Dari kecil sudah hafal Al - Qur'an, ketika usia 17 tahun sudah sibuk dengan taklim, dakwah. Beliau wafat di daerah bernama Berud, di bulan Romadhon Awal di usia 85 tahun. Ketika wafat keadaan badannya masih sehat bugar, sedang sibuk dengan bacaan Al - Qur'an dan wiridnya, masih semangat melakukan ketaatan dan perbuatan-perbuatan baik.
Ada satu kisah seorang wali Allah, kekasih Nabi ﷺ, setiap malam mimpi Nabi ﷺ. Suatu ketika Rasulullah ﷺ tidak hadir di dalam mimpinya, ia pun heran kenapa dan ada apa Rasulullah ﷺ tidak hadir? Makanya beliau segera memperbanyak sholawat, melakukan sunnah, bertaubat, dan lainnya.
https://t.me/cttan_yul
Setelah beberapa lama, akhirnya Rasulullah ﷺ kembali hadir di dalam mimpinya. Ia pun bertanya, "wahai Rasulullah, kenapa engkau tidak hadir ke dalam mimpiku beberapa waktu?" Lalu Rasulullah ﷺ menjawab, "di dalam kamar mu ada satu buku, yang dimana buku itu buku yang mencela kekasih ku Syeikh Yusuf An Nabhani. Maka aku tidak ridho."
Kemudian setelah bangun, ia segera mencari buku yang di maksud oleh Rasulullah ﷺ, ternyata ada satu buku tipis kecil yang berjudul, 'Menolak Pendapat Syeikh Yusuf An Nabhani'.
Kita ini beruntung, belajar daripada apa-apa yang di tulis oleh kekasihnya Rasulullah ﷺ
Habib Ali Al Habsyi menulis maulid, salah satunya bertujuan agar pena dan kertas ini mendapat kemuliaan karena ditulis di atasnya nama Rasulullah ﷺ.
Dikatakan, Pena dan kertas bangga ketika di tuliskan nama Imam Al Ghozali. Lalu bagaimana kalau yang dituliskan namanya Rasulullah ﷺ?
Kata Habib Ali Habsyi, fungsinya baca maulid seolah-oleh pendengrannya, penglihatannya kita berjalan, bertamasya, jalan-jalan, healing di kebun indah sifat-sifat Rasulullah ﷺ.
Healingnya kita ketika kita dengar maulidnya Rasulullah ﷺ dibacakan.
Nabi Yaqub mencium baunya Nabi Yusuf kemudian berkata, "aku seperti mencium aroma Nabi Yusuf"
Maka sekarang kita mencium semerbak harumnya nama Rasulullah ﷺ dimana-mana, di seluruh penjuru dunia, ketika kita hadir maulid, dengar / baca sirohnya Nabi ﷺ, dengar qasidahnya Nabi ﷺ.
Rasulullah kalau wanginya lewat di jalanan, di rumah-rumah, maka tempat tersebut jadi wangi.
Orang tua kalau mendapati anak-anaknya pulang dari bermain dan mencium harum di kepalanya, mereka sudah tahu bahwa pasti tadi diluar Rasulullah ﷺ telah mengusap kepala anaknya. Karena harum itu terus tercium sampai ia kembali ke rumahnya.
Sahabat ketika sudah berjabat tangan dengan Rasulullah ﷺ, maka seharian tangan mereka akan wangi.
Gps ala Rasulullah ﷺ adalah aroma harumnya. Dimana ada bau wewangian yang semerbak harum, pasti disitu ada Rasulullah ﷺ atau Rasulullah ﷺ akan lewat ke jalanan itu.
Habib Ali Habsyi mengatakan kalau aroma harumnya Rasulullah ﷺ bisa di cium di jalan yang di laluinya, maka dengan kita menyebut nama Rasulullah ﷺ, majelis, haflah, perkumpulan, acara dan tempat-tempat yang di sebutkan nama Rasulullah ﷺ niscaya akan jadi harum.
Syeih Yusuf, beliau menuliskan di dalam Kitab Syamail, perangai daripada sifatnya Rasulullah ﷺ dzohir maupun batin, bentuk fisik maupun sifat beliau, akhlak, tertulis indah dan rapih. Agar kita mudah untuk kenal dengan Rasulullahﷺ dan jatuh cinta. Bisa merasakan tergila-gila dengan Rasulullah ﷺ.
"Aku nulis Syamail bukan hanya berharap kalian jiwanya bisa cenderung cinta, yang mana hati ini benar-benar condong tapi bukan hanya itu, sehingga kita mengelu-elukan di setiap majelis, dan kemudian menjadikan setiap daripada tujuan kita ujungnya adalah Rasulullah ﷺ, aku punya tujuan yang benar-benar penting, agar kalian merasa nikmat ketika kalian dengar sifat-sifat yang tinggi, dan perangai Rasulullah ﷺ yang luhur, di ridhoi, mulia. Dan kalian bisa mendekat kepada Rasulullah ﷺ. Kalian bisa memperoleh kecintaan dan ridhonya Rasulullah ﷺ dengan kalian mengenang sifat-sifat nya yang sempurna dan akhlak-akhlaknya yang mulia."
Sebagaimana seorang penyair mendekat kepada orang yang dia cintai, maka kitapun mendekat kepada Rasulullah ﷺ dengan mengenang daripada sifat-sifat dan perangai-perangainya yang mulia.
Bersambung ...

Comments
Post a Comment