Ning Widad Bariroh
Ning Widad Bariroh
Membangun Generasi Pemuda Pemudi Islami Berdasarkan Keteladanan Seperti Akhlak Nabi Muhammad SAW
Dibuka dengan Mayyurid billaahu khoiron fal yufaqqihu fiddin.”
Barang siapa yang Alloh kehendaki untuk menjadi orang baik maka Alloh akan mudahkan untuk dia belajari ilmu agama.
Apresiasi dari Ning Widad terhadap majelis Ilmu Kajian Blogger yang masih membudayakan adab taklim atau menuntut ilmu. Alhamdulillah masih dilestarikan sebab saat ini banyak orang yang acuh terhadap adab. Tausiyah di malam hari terdengar berat rasa-rasanya, maka malam ini dikemas dengan sharing dan ngobrol singkat.
Isra Miroj esensi tertinggi adalah Rosululloh adalah manusia biasa, nah kekuatan super Rosululloh yang ada pada hatinya. Secara fisik manusia biasa dengan adanya rasa sedih dan memiliki emosi. Sejatinya perjalanan untuk memberikan jawaban atau kisi-kisi atas pertanyaan orang-orang yang meraguukan kenabian Rosululloh. Rosululloh selalu mendapat ujian intelektual dari kafir Quraisy, akhirnya diberikanlah hiburan perjalanan Isra Miraj. Rosululloh cerdas maka peristiwa yang banyak dalam semalam langsung beliau ingat.
Pertemuan Nabi Muhammad dengan Nabi Musa pada langit keenam. Nabi Musa ndak mau ditinggal, sempat menangis dan iri dengan Nabi Muhammad sebab munculnya setelah Nabi Musa namun dapat umat banyak dan banyak umat Muhammad yang masuk surga. Maka kita sebagai umat Muhammad kita harus bangga, sebab Nabi Musa saja bangga. Mukjizat Rosululloh adalah Alquran. Akhlaknya Rosululloh adalah Al Quran. Mukjizat terbesar selain Alquran adalah hatinya Rosululloh. Jadi sangat bisa bagi kita untuk mengikuti dan meneladani. Bahkan sampai ada hadits tentang terompah Rosululloh sebab ajaibnya benda yang ikut dengan Rosululloh. Terompah Rosululloh adalah saksi bisu dari adanya perjalanan Isro wal Miroj. Terompah ini yang membuktikan bahwa Rosululloh adalahh manusia. Sangat mudah bag kita untuk meneladani bagaimana akhlak Rosululloh. Segala hal yang baik ada pada Rosul kita.
Implementasi dari peristiwa Isra Miroj ini dengan beberapa poin dari begitu banyaknya akhlak kebaikan Rosululloh. Sahabat Rosululloh Robiah Adawiyah bertanya ingin dibersamai Rouslulloh sampai di akhirat, maka Rosululloh hanya tersenyum kemudian menjawab dengan memperbanyak sujud. Jawaban ini hampir sama dengan hikmah dari Isro Miroj yang memunculkan perintah sholat. Sholat bukanlah sebuah kewajiban bukan beban namun sholat adalah bentuk kasih sayang Alloh pada kita. Orang yang sholat saja belum tentu diterima. Apalagi yang tidak sholat.
Jangan datang pada Alloh dengan semua bentuk ketakutan, namun datanglah pada Alloh dengan sayap-sayap kerinduan sebab Alloh tidak semenyeramkan itu.
Rosululloh itu akhlaknya AlQuran. Abah Idris (mertua Ning Widad) saat ditanya orang yang meminta amalan maka dijawab dengan amalan tertinggi dari semua amalan itu adalah mengaji AlQuran. Jadi bagaimana Rosul mencontohkan, Rosul bersikap itu semua ada dalam AlQuran. Mengutip pesan dari Ning Aina Balqis membuat poin singkat yaitu SMART dengan kepanjangan:
S : Syariat sebagai pedoman utama
M : Malu
A : Amanah
R : Rasa Peduli
T : Tawaduk
Syariat
Al Quran tertuang dalam syariat. Maka syariat adalah patokan pertama dalam kita bersikap selama itu benar. Pokok dalam agama Islam ada tiga hal yakni tauhid, syariat dan akhlak. Ketiga elemen ini harus berkolaborasi. Contohnya: dalam syariat tidak boleh menyepelekan akhlak, misalnya dalam sholat sudah berniat untuk sholat karena Alloh dengan cara Rosululloh sholat maka tauhid dan syariat sudah dapat. Tapi saat sholat hanya menggunakan sarung yang menutup dada sampai lutut. Apakah ini termasuk akhlak?
Tauhid, Syariat, dan Akhlak merupakan satu kesatuan yang wajib saling berkolaborasi. Analoginya: secara syariat aurot laki-laki adalah antara pusar dan lutut, nah apabila melaksanakan sholat hanya dengan bersarung saja, bagaimana? Secara syariat boleh dan benar namun apakah hal seperti ini menunjukkan adab atau akhlak?
Rosululloh menggambarkan orang beriman dengan akhlak. Seperti dalam hadits: apabila orang beriman maka berkata yang baik atau diam, memuliakan tamu, membuat aman orang sekitar artinya tidak menyakiti tetangga.
Zaman akhir, usahakan untuk biasa berkata baik atau diam. Sayyidah Aisyah pernah ditanya mengenai resep awet muda secara fisik dan muda secara intelektual. Sayyidah Aisyah berkata bahwa saya tidak akan menyia-nyiakan pikiran saya untuk malam hari tidak memaafkan orang yang berlaku tidak baik pada hari itu meskipun dia minta maaf maupun tidak meminta maaf. Besok adalah hari baru untuk saya. Hal ini yang sulit ya, memendam rasa dan memaafkan. Kalau kita berbicara syariat, maka kita akan digiring pada akhlak-akhlak yang baik.
Malu…
Kita berada pada zaman di mana rasa malu sudah tidak dijunjung tinggi lagi. Sayyidah Fatimah memiliki julukan AzZahra, Albatul, dan bergelar Ummu Abiha saking sayangnya dan saking mirip sifatnya dengan Rosululloh. Sayyidah Fatimah juga pemilik rasa malu terbesar. Pemalu dan penyimpan rahasia. Bahkan beliau sampai menangis saking memikirkan bagaimana keadaan aurotnya saat meninggal kelak pada saat beliau berbincang dengan Asma binti Abu Bakar. Kemudidan Sayyidah Asma bercerita bahwa di Habasyiah ada kurungan (keranda tertutup) untuk menutup tandu mayat (keranda). Sejak saat itu Sayyidah Fatimah menjadi orang pertama yang mengenakan keranda tertutup tersebut di Mekkah. Sayyidah Fatimah sangat menjaga rahasia, pernah saat Rosululloh menjelang wafat memanggil Fatimah kemudian membisikkan sesuatu, Sayyidah Fatimah menangis, saat dibisiki lagi Sayyidah Fatimah tersenyum. Saat Sayyidah Aisyah bertanya apa yang dibisikkan oleh Rosululloh, maka Sayyidah Fatimah menjawab mohon maaf saya diberi amanah oleh abah/Rosululloh untuk tidak boleh menyampaikan ini sebelum Rosululloh wafat.Barulah setelah kewafatan Rosululloh Sayyidah Aisyah bertanya lagi barulah Sayyidah Fatimah menjelaskan bahwa bisikan pertama adalah kabar bahwa Rosululloh akan segera wafat sehingga aku menangis. Adapun bisikan yang kedua adalah kabar bahwa aku adalah orang pertama dari keluarga yang akan menyusul beliau.
Amanah
Amanah. Rosululloh sangat amanah meskipun itu juga amanah dari orang kafir. Jabatan itu amanah. . Namun anehnya banyak orang yang berebut tanggung jawab. Tidak semua orang mudah mengemban amanah, diri kita sendiri juga amanah. Bagaimana kita menjaga mata kita, bagaimana kita menjaga tangan kita.
Rasa Peduli pada Sesama…
Rosululloh mencontohkan Sayyidah Fatimah adalah orang yang sangat sederhana dan sangat peduli dengan orang lain, apalagi tetangga (orang terdekat kita). Saat Sayyidah Fatimah masak daging maka diminta untuk membanyakkan kuahnya untuk dibagi ke rumah siapa yang membaui aroma masakan kita itu.
Tawaduk
Tawaduk, sifat ini juga sangat susah untuk diterapkan zaman sekarang. High Capacity, Low Profile” ^Ning Widad Baroroh. Tetaplah rendah hati meskipun tempatmu kedudukanmu itu tinggi. Tetaplah percaya diri meskipun masih banyak kekurangan dalam dirimu. Sifat yang sulit ditemui saat ini adalah tawaduk. Takabur yang banyak ditemui saat ini. Ada suatu maqolah Al kibru batorul haqqi wa ghoftunnas kurang lebih artinya: Sombong itu menolak kebenaran dan menganggap rendah orang lain. Banyak orang sombong namun tidak terlihat kalau sombong. Sombong itu terdapat beberapa tingkatan. Adapun tingkatan paling rendah adalah sombongnya seseorang sebab memiliki kelebihan materi ataupun lebih secara fisik, kecerdasan. Merasa lebih cerdas, merasa lebih alim itulah sombong. Singkatnya sombong dengan tingkatan paling rendah adalah menyombongkan hal yang mudah terlihat seperti yang telah dijelaskan di atas. Sombong tingkat tertinggi yaitu merasa lebih alim, lebih cerdas, dan merasa paling baik.
Tanya Jawab
Orang yang tidak bertanya hanya ada dua kemungkinan, sudah jelas atau tidak jelas sama sekali.
? : Bagaimana akhlak kita yang berkaitan dengan memuliakan tamu, saat ada tamu namun malah bersembunyi di kamar?
Jawab : Kategori memuliakan tamu, zaman sekarang banyak ditemui bertamu saat hanya ada maunya saja. Tamu adalah malaikat rahmat dan saat tamu pulang dengan senyuman maka tamu tersebut membawa keluar semua bala dan bahaya dari rumah tersebut. Jadikanlah rumahmu sebagai rumah yang sejuk. Rumah yang membuat tamunya nyaman dan krasan atau betah. Orang Madura kalau menjamu tamu luar biasa. Bahkan ada ciri khas saat bertamu di tempat orang Madura yakni tidak boleh pulang sebelum makan. Sampai pernah ada seorang kurir yang mengantar paket sampai-sampai disuruh untuk makan. Perlu diketahui, tamu tersebut adalah mahrom. Kalau bukan mahrom ya jangan sampai kita memasukkan orang nonmahrom ke dalam rumah kita. Sebab tidak semua ramah itu bagus.
? : Bagaimana menghilangkan rasa dendam berkaitan dengan memaafkan itu sulit praktiknya?
Jawab : Dendam itu berasal dari kemarahan yang menumpuk dan tidak terselesaikan. Saya punya manajemen pengelolaan zalim. Salah satu doa mustajab adalah saat kita dizalimi. Tips dari Ning Widad, saat bertemu orang siapapun itu maka cobalah untuk mendoakan dalam hati. Saat bertemu dengan tukang becak maka doakan semoga rejekinya lancar, barokah. Saat bertemu dengan seorang ibu dan anak, doakan semoga anaknya menjadi anak yang sholih dan berbakti. Sebab saat kita mendoakan orang lain maka malaikat akan mendoakan kita dengan doa-doa yang kita panjatkan dalam hati tersebut.
? : Bagaimana kalau saya ini adalah ahli maksiat?
Jawab : Alloh itu Maha Baik. Datangi Alloh, kembali pada Alloh. Banyak pendakwah yang membahas tentang neraka. Padahal Islam itu indah, Alloh dengan segala rahmat dan kemurahannya pada kita semua. Saya analogikan seperti kita bersih-bersih rumah. Kalau pelan-pelan, setiap hari kita bersihkan maka akan terbiasa dan bersih. Tapi, kalau tidak pernah dibersihkan maka ya akhirnya kita malas. Sama seperti saat kita melakukan maksiat kalau tidak pernah taubat setiap hari maka akan berlarut. Saya beri tips: coba ditulis setiap hari maksiat atau kesalahan apa yang dilakukan dalam sehari tersebut.
? :
Jawab : Nasihat yang dilakukan di depan orang banyak adalah omong kosong dan tidak akan pernah didengar. Jangan sampai kita membuka aib orang lain. Ingat waktu ingat karakter orang saat ingin memberi nasihat pada orang lain. Nasihat yang sesungguhnya dilakukan secara empat mata sebab nasihat pada waktu yang tidak tepat adalah musibah.
? : Bagaimana tanggapan Ning Widad dengan adanya tren saat ini yakni mengenakan jilbab dengan dikalungkan ke leher?
Jawab : Gus Baha mengatakan saat maksiat dipamerkan, mengapa kebaikan juga tidak dipamerkan? Syiar itu banyak ranahnya.
Qoutes :
Jika kita mengaku beriman maka kita juga harus menebarkan aman pada orang sekitar, sebab makna dari iman adalah aman. Saat kita berislam bukan hanya sekadar syariat yang kita amalkan namun kita juga harus merepresentasikan bahwa islam itu indah dengan nama kemanusiaan.

Comments
Post a Comment